Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

UJI KUALITAS MEDIA KULIT SINGKONG ( Manihot esculenta crantz) SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans

Rosvita Damayanti - Nama Orang;

Pendahuluan: Kandidiasis adalah infeksi akibat Candida albicans, jamur yang mudah tumbuh di daerah lembap seperti Indonesia. Identifikasi kandidiasis membutuhkan media dengan nutrisi yang sesuai. Media sintetik seperti SDA (Sabouraud Dextrose Agar) tergolong mahal dan tidak selalu tersedia. Kulit singkong (Manihot esculenta crantz) mengandung nutrisi yang berpotensi mendukung pertumbuhan jamur, terutama karbohidrat dan protein. Tujuan: Mengetahui apakah kulit singkong (Manihot esculenta crantz) dapat dijadikan sebagai media alternatif untuk pertumbuhan jamur Candida albicans. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan experimental laboratory menggunakan media kulit singkong (Manihot esculenta crantz) dengan konsentrasi 25%, 30%, 35%, dan 40%. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah isolat jamur. Candida albicans ATCC 14053 dari BBLK Surabaya dan Kulit singkong (Manihot esculenta crantz) dari kebun di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Hasil: Konsentrasi 25% tumbuh 52 koloni pada fase lag, 128 koloni pada fase log dan stasioner. Konsentrasi 30% tumbuh 90 koloni pada fase lag, 152 koloni pada fase log dan stasioner. Konsentrasi 35% tumbuh 217 koloni pada fase lag, >300 koloni pada fase log dan stasioner. Konsentrasi 40% tumbuh >300 di semua fase. Hasil terbaik terlihat pada konsentrasi 35% dan 40%. Kandungan karbohidrat dan protein mendukung pertumbuhan jamur. Selain itu, pemanfaatan limbah kulit singkong (Manihot esculenta crantz) menjadikannya alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan. Kesimpulan: Media kulit singkong dapat dijadikan sebagai media alternatif pertumbuhan Candida albicans. Kata kunci: Media Alternatif, Manihot esculenta crantz, Candida albicans.


Ketersediaan
#
My Library 660.62 Dam u
11539
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
660.62 Dam u
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2025
Deskripsi Fisik
xxi + 60 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
660
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Candida Albicans
Media alternatif
Manihot esculenta crantz
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • UJI KUALITAS MEDIA KULIT SINGKONG ( Manihot esculenta crantz) SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?