Text
HUBUNGAN KADAR HbA1c DAN KADAR UREUM PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KABUPATEN KEDIRI
Pendahuluan : Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan hiperglikemia yang dapat mengakibatkan komplikasi mikrovaskular, termasuk gangguan fungsi ginjal. HbA1c mencerminkan kontrol glikemik jangka panjang, sedangkan ureum merupakan indikator fungsi filtrasi ginjal. Tujuan : Mengetahui hubungan kadar HbA1c dengan kadar ureum pada pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Kediri. Metode : Menggunakan pendekatan cross-sectional dengan mengambil data sekunder dari rekam medis pasien DMT2 hasil pemeriksaan HbA1c dan ureum. Analisa data menggunakan uji sperman rank dengan α=0,05. Jumlah sampel ada 30 pasien dipilih secara purposive sampling. Hasil : Didapatkan mayoritas pasien memiliki HbA1c tidak terkontrol ada 21 individu (70%) dan 14 individu (46.7%) punya kadar ureum normal. Uji korelasi memperlihatkan nilai (ρ) dengan p=0,974 (p>0,05) yang berati tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dengan kadar ureum pada pasien DMT2. Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dan kadar Ureum pada pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Kediri Kata kunci : Diabetes melitus tipe 2, HbA1c, ureum
Tidak tersedia versi lain