Text
KADAR KREATININ DAN PROTEINURIA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KABUPATEN KEDIRI
Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik kronik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin atau sekresi insulin yang tidak adekuat. Salah satu komplikasi jangka panjang pada diabetes melitus tipe 2 adalah nefropati diabetik yaitu kerusakan ginjal progresif yang ditandai oleh peningkatan kadar kreatinin serum, karena kerusakan ginjal akibat gula darah yang tinggi akan menyebabkan penurunan kemampuan filtrasi. Selain itu munculnya proteinuria, yang merupakan indikator awal terjadinya kerusakan ginjal, akibat kerusakan pada lapisan penyaring ginjal yang membuat protein bocor dari dalam darah ke urin. Kedua kondisi ini menunjukan adanya komplikasi ginjal akibat diabetes melitus tipe 2. Tujuan: Untuk mengetahui kadar kreatinin dan proteinuria pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kabupaten kediri. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sentional dengan mengambil data sekunder dari data rekam medis pada pasien diabetes melitus tipe 2 yang melakukan pemeriksaan kadar kreatinin dan proteinuria di RSUD Kabupaten Kediri. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh data rekam medis yang berjumlah 60 dan jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebagian data rekam medis yang berjumlah 19 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil: Pemeriksaan kreatinin yang normal 7 orang (36%) dan tinggi 12 orang (64%) dan hasil pemeriksaan proteinuria negatif (-) 5 orang, positif (+) 5 orang, positif (++) 7 orang, positif (+++) 1 orang, positif (++++) 1 orang. Kesimpulan: Sebagian besar pasien diabetes melitus tipe 2 mempunyai kreatinin tinggi dan hampir setengah responden memiliki proteinuria positif(++). Kata Kunci: Diabetes Melitus, Kreatinin, Proteinuria
Tidak tersedia versi lain