Text
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) DAN BUAH SALAK (Salacca zalacca) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli
Pendahuluan: Infeksi Escherichia coli masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama sebagai penyebab utama penyakit diare di negara berkembang. Meningkatnya resistensi terhadap antibiotik sintetis mendorong perhatian yang lebih besar terhadap agen antibakteri alami sebagai alternatif terapi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan buah salak (Salacca zalacca) terhadap E. coli. Metode: Metode yang digunakan adalah metode difusi cakram pada media Mueller-Hinton Agar dengan 16 kali pengulangan. Ekstrak dikombinasikan pada konsentrasi penuh (100%) dan diaplikasikan pada cakram kertas yang diletakkan pada media yang diinokulasi E. Coli kemudian inkubasi selam 24 jam. Hasil: kombinasi ekstrak menghasilkan diameter zona hambat rata-rata sebesar 12,625 mm, yang mengindikasikan aktivitas antibakteri yang kuat. Analisis statistik menggunakan uji t-independen dengan program SPSS menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol negatif (p < 0,05), yang menegaskan efek penghambatan pertumbuhan bakteri oleh ekstrak tersebut. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun jambu biji dan buah salak kombinasi yang sinergis sebagai agen antibakteri alami yang kuat terhadap Escherichia coli. Kata kunci: Daun jambu biji, Buah salak, Escherichia coli, Antibakteri
Tidak tersedia versi lain