Text
PENURUNAN KADAR TIMBAL (Pb) PADA RAMBUT SOPIR RUTE MOJOKERTO-SURABAYA DENGAN PERENDAMAN EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi)
PENURUNAN KADAR TIMBAL (Pb) PADA RAMBUT SOPIR RUTE MOJOKERTO-SURABAYA DENGAN PERENDAMAN EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi)
*Moh. Akhul Yamin**Farach Khanifah, ***Ruliati
ABSTRAK
Timbal (Pb) merupakan salah satu penyebab dari pencemaran udara. Sopir memiliki resiko yang cukup besar terhadap cemaran timbal (Pb). kandungan timbal (Pb) dalam jaringan tubuh seseorang dipengaruhi oleh jenis jaringan. Salah satunya adalah rambut sopir. Tujuan penelitian kali ini adalah untuk mengetahui penurunan konsentrasi logam timbal (Pb) pada rambut supir bus rute Mojokerto-Surabaya dengan perendaman ekstrak belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi). Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Sampel yang diambil adalah rambut dari 3 sopir bus rute Mojokerto-Surabaya, dengan masa kerja diatas 5 tahun. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan dengan melakuakan perendaman ekstrak belimbing wuluh pada sampel dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar timbal (Pb) metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil yang diperoleh setelah dilakukan penelitian kadar timbal (Pb) pada rambut sopir bus didapatkan hasil sampel pertama sampel dengan masa kerja 5-10 tahun mengalami penurunan kadar timbal (Pb) sebanyak 0,3 mg/100gr. Sampel kedua dengan masa kerja 10-15 tahun mengalami penurunan kadar timbal (Pb) sebanyak 0,6 mg/100gr dan sampel ketiga dengan masa kerja 15 tahun keatas mengalami penurunan kadar timbal (Pb) sebanyak 2,8 mg/100gr. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan ekstrak belimbing wuluh memberikan pengaruh penurunan kadar logam timbal (Pb) yang terkandung dalam sampel.
Kata kunci : Belimbing Wuluh, Penurunan, Timbal (Pb), Rambut, Sopir Bus
Tidak tersedia versi lain