Text
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEPATUHAN POLA MAKAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 (Di Prolanis Puskesmas Kasembon Kabupaten Malang)
Pendahuluan: Self efficacy yang kurang baik akan memberikan dampak
yang buruk untuk memotivasi peningkatan drajat kesehatan pada pasien diabetes
melitus tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy
dengan kepatuhan pola makan pada penderita diabetes melitus tipe 2. Metode:
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian
menggunakan cross sectional design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagian
dari penderita diabetes melitus tipe 2 yang berjumlah 110 orang dengan diambil
menggunakan metode probability sampling (simple random sampling)dan
didapatkan sejumlah 30 orang selanjutnya data diolah editing, coding, skoring,
tabulaing. Variabel independen adalah self efficacy dan variabel dependen adalah
kepatuhan pola makan pada penderita diabetes melitus tipe 2. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner Diabetes Managemen self efficacy(DMSE), Diabetes Self
Efficacy Scale (DSES) dan uji rank sperman. Hasil: Hasil penelitian didapatkan
setengahnya responden memiliki self efficacy baik sebanyak 15 50,0% dan
setengahnya memiliki kepatuhan pola makan yang baik sebanyak 15 orang 50,0%.
Dari uji statistic rank sperman didapatkan nilai probabilitas p=0,02 < α=0,05 maka
H1 diterima. Kesimpulan: ada hubungan self efficacy dengan kepatuhan pola
makan pasien diabetes melitus tipe 2 di Prolanis puskesmas Kasembon kabupaten
Malang. Saran: diharapkan untuk bisa memotivasi pasien diabetes untuk mengatur
frekuensi pola makan dan mengatur pola makan harian pasien diabetes melitus.
Kata Kunci : Self efficacy, Kepatuhan pola makan, Diabetes melitus tipe 2
Tidak tersedia versi lain