Text
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA (Di Posyandu Desa Dapur Kejambon Jombang)
Pendahuluan: Masalah yang sering dialami oleh lansia usia 60 tahun keatas salah satunya adalah kesulitan tidur yang mempengaruhi kualitas tidur. lansia sering kali mengalami kesulitan tidur pada malam hari, kurangnya waktu tidur, dan mereka lebih banyak tidur pada siang hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia di Posyandu Desa Dapur Kejambon Jombang. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang ada di Posyandu Desa Dapur Kejambon Jombang sebanyak 60 responden, dengan jumlah sampel 52 responden, menggunakan teknik Simple Random Sampling. Variabel independent tingkat stres dan variabel dependent kualitas tidur. Alat ukur dengan kuesioner. pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating, dan analisis data menggunakan uji rank spearman dengan α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden mengalami tingkat stres sedang sebanyak 25 responden (48,1%) dan hampir seluruh responden mengalami kualitas tidur sedang sebanyak 41 responden (78,8%). Hasil uji rank spearman didapatkan nilai p-value = 0,001 < α = 0,05 yang berarti H1 diterima. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia di Posyandu Desa Dapur Kejambon Jombang. Diharapkan petugas kesehatan dapat mengontrol emosi pada lansia yang dapat menyebabkan stres sehingga dapat mempengaruhi kualitas tidur.
Kata kunci : Tingkat stress, kualitas tidur, lansia.
Tidak tersedia versi lain