Text
HUBUNGAN PERILAKU PERSONAL HYGINE DENGAN KEJADIAN FLUOR ALBUS (KEPUTIHAN) PATOLOGIS PADA REMAJA AWAL (STUDI DI SMPN 3 KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG)
Pendahuluan: Personal hygiene merupakan salah satu faktor penting dalammencegah infeksi yang dapat menyebabkan fluor albus atau keputihan. Perilakupersonal hygiene yang kurang benar yang dilakukan remaja awal dapatmemengaruhi terjadinya keputihan patologis. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan perilaku personal hygiene dengan kejadian flour albus (keputihan) patologis pada remaja awal studi di SMPN Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Metode: jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi sebanyak 73 siswi kelas 7 SMPN 3 Kedungwaru. Teknik Probobality Sampling pengambilan dengan teknik sampling random sampling. Variabel pada penelitian adalah perilaku personal hygiene dan fluor albus yang diukur menggunakan kuesioner dengan analisis Chi-Square. Hasil: Perilaku personal hygiene yang kurang sebagian responden sebanyak 38 responden (61,3%) dan terjadi fluor albus sebagian responden sebanyak 38 responden (61,3%). Analisa: Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai probabilitas (p=0,000)
Tidak tersedia versi lain