Text
PENGARUH LATIHAN BOLA GENGGAM TERHADAP KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN JOMBANG
Pendahuluan: Stroke adalah gangguan fungsi otak akibat terhentinya aliran darah ke otak, yang dapat menyebabkan kelumpuhan, gangguan sensorik, motorik, dan menurunnya kemampuan mobilitas. Terapi ini bertujuan melatih otot ekstremitas atas melalui gerakan menggenggam, yang dapat merangsang kontraksi otot. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh terapi bola genggam terhadap kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke di RSUD Kabupaten Jombang. Metode: Penelitian menggunakan desain quasy experiment dengan melibatkan 52 responden yang dipilih secara purposive sampling. Responden dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengukuran kekuatan otot dilakukan menggunakan skala Manual Muscle Testing (MMT) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan, di mana mayoritas pasien berpindah dari kategori sedang (80,8%) ke kategori baik (76,9%) setelah terapi dengan uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh yang signifikan (p value =0,000), sedangkan kelompok kontrol hanya menunjukkan perubahan minimal dengan mayoritas pasien tetap berada pada kategori sedang. Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok setelah intervensi (p value = 0,001). Kesimpulan: Ada pengaruh terapi bola genggam terhadap kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke Kata kunci: Terapi bola genggam, Kekuatan otot, Ekstremitas atas, Stroke
Tidak tersedia versi lain