Text
HUBUNGAN SELF MANAGEMENT DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG (Di Unit Rawat Jalan RSI Sakinah Mojokerto)
Pendahuluan: Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang menyebabkan kematian di dunia, di negara berkembang seperti Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Kepatuhan pengobatan penting dilaksanakan untuk mencegah komplikasi dan kematian. Self management menjadi faktor kunci utama dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien penyakit kronis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self management dengan kepatuhan pengobatan pada pasien penyakit jantung di RSI Sakinah Mojokerto. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 40 responden. Sampel penelitian dengan consecutive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 36 responden. Variabel independent self management dan variabel dependent kepatuhan pengobatan diukur dengan menggunakan MMAS-8. Pengumpulan data menggunakan editing, coding, skoring, tabulating dan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil: Didapatkan self management baik sebanyak 16 responden (44,4%), cukup sebanyak 18 responden (50,0%), kurang sebanyak 2 responden (5,6%). Dan didapatkan kepatuhan pengobatan sebanyak tinggi 18 responden (50,0%), sedang sebanyak 15 responden (41,7%), rendah sebanyak 3 responden (8,3%). Hasil uji chi-square didapatkan nilai p-value 0,000 (p
Tidak tersedia versi lain