Text
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KEJADIAN BURNOUT PADA PERAWAT (Studi di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang Jawa Timur)
Pendahuluan: Kompleksnya tuntutan pekerjaan dan kurang nya tenaga perawat yang ada menyebabkan profesi perawat sangat rentan mengalami burnout, Burnout merupakan kondisi psikologi yang ditandai dengan gejala kelelahan emosional, sikap sinisme dan ketidakmampuan diri dalam menyelesaikan pekerjaannya, akibat dari tuntutan pekerjaan yang tinggi, burnout ini apa bila dialami oleh seorang perawat dapat menggangu ppelanyan yang akan diberikan oleh seorang perawat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan anatara beban kerja dengan kejadian burnout pada perawat di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang. Metode: jenis penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan desain korelasional menggunakaan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Jombang sebanyak 100 perawat. Sempel penelitian ini sebanyak 80 perawat menggunakan Teknik proportional random sampling. Variabel independen adalah beban kerja diukur mengunakan kuesioner dan variabel dependen burnout diukur mengunakan kuesioner burnout. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisis menggunakan uji ststistik rank spearman dengan α = 0,05. Hasil: hasil dari penlitian ini yaitu beban kerja tinggi sebanyak 52 perawat (65%) dan beban kerja rendah sebanyak 28 perawat (35%), dan yang mengalami burnout tinggi sebanyak 52 perawat (65%) serta burnout rendah sebnayak 28 perawat (35%), dan perawat yang mengalami beban kerja tinggi serta burnout tinggi sebanyak 50 perawat (62,5%). Hasil dari uji rank spearman didapatkan nilai p=0,00
Tidak tersedia versi lain