Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

DETEKSI IMUNOGLOBULIN M (IgM) DAN IMUNOGLOBULIN G (IgG) PADA PENDERITA DEMAM TIFOID DI PUSKESMAS MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG

Tri Adit Fernanda Putra - Nama Orang;

Pendahuluan: Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Diagnosis cepat dan akurat diperlukan untuk mencegah komplikasi, salah satunya melalui deteksi antibodi Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan IgM dan IgG pada penderita demam tifoid di Puskesmas Mojoagung Kabupaten Jombang. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 25 pasien demam tifoid yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pemeriksaan antibodi IgM dan IgG dilakukan menggunakan metode imunokromatografi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia remaja (52%) dan berjenis kelamin perempuan (56%). Pemeriksaan antibodi IgM menunjukkan 68% responden positif, sedangkan antibodi IgG hanya 20% responden yang positif. Kesimpulan: Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas pasien masih berada pada fase infeksi akut dengan dominasi antibodi IgM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas penderita demam tifoid di Puskesmas Mojoagung Kabupaten Jombang menunjukkan hasil positif IgM, sedangkan sebagian besar hasil IgG negatif. Deteksi antibodi IgM dan IgG dapat digunakan sebagai metode diagnosis yang lebih akurat dibandingkan uji Widal, serta membantu dalam menentukan fase infeksi tifoid pada pasien. Kata Kunci: Demam tifoid, Salmonella typhi, Imunoglobulin M, Imunoglobulin G, Imunokromatografi


Ketersediaan
#
My Library 616 Put d
11543
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616 Put d
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2025
Deskripsi Fisik
xix + 68 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
DEMAM TIFOID
Salmonella typhi
Imunoglobulin M
Imunoglobulin G
Imunokromatografi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • DETEKSI IMUNOGLOBULIN M (IgM) DAN IMUNOGLOBULIN G (IgG) PADA PENDERITA DEMAM TIFOID DI PUSKESMAS MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?