Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANAK DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) (STUDI DI RUANG HASYIM ASY’ARI RSI SAKINAH MOJOKERTO)
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANAK DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) (STUDI DI RUANG HASYIM ASY’ARI RSI SAKINAH MOJOKERTO)

Cindy Nur Fatikha - Nama Orang;

Pendahuluan: GEA (Gastroenteritis) atau diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia dan paling rentan menyerang anakanak karena sistem pertahanan tubuhnya belum sempurna. Angka kematian anak (AKA) menjadi indikator yang digunakan untuk menilai derajat kesehatan yang optimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan Gastroenteritris Akut (GEA) pada anak.Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan di ruang Hasyim As‘ari RSI Sakinah Mojokerto. Subjek penelitian adalah 1 klien anak usia 2 tahun dengan diagnosis medis Gastroenteritris Akut (GEA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami tanda-tanda syok berupa nadi cepat dan lemah, ketidakseimbangan intake dan output cairan. Didapatkan tiga diagnosa yaitu hipovolemia, diare dan risiko defisit nutrisi. Pada ketiga diagnosa dilakukan intervensi selama 3x24 jam dengan kriteria hasil status cairan membaik,eliminasi fekal menurun, dan status nutrisi meningkat dengan dilakukan implementasi manajemen hipovolemia, manajemen diare serta manajemen nutrisi. Evaluasi keperawatan dari tiga diagnosa yaitu adanya perubahan kondisi yang membaik sehingga
intervensi pasien dihentikan. Kesimpulan: Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa dari hasil pengkajian ditemukan keluhan BAB cair, muntah, lemas, mukosa kering, mata cekung, serta penurunan nafsu makan dan berat badan dengan hasil pemeriksaan penunjang tidak normal. Berdasarkan data tersebut ditegakkan diagnosa keperawatan hipovolemia, diare, dan defisit nutrisi. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen hipovolemia, diare, dan nutrisi yang diimplementasikan selama 3 hari perawatan. Evaluasi menunjukkan seluruh diagnosa keperawatan dapat teratasi selama masa perawatan di rumah sakit.
Kata Kunci: Gastroenteritris Akut, Hipovolemia


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Fat a
11574
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Fat a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xvii + 122 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Asuhan Keperawatan
Gastroenteritris Akut
Hipovolemia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANAK DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) (STUDI DI RUANG HASYIM ASY’ARI RSI SAKINAH MOJOKERTO)
    Pendahuluan: GEA (Gastroenteritis) atau diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia dan paling rentan menyerang anakanak karena sistem pertahanan tubuhnya belum sempurna. Angka kematian anak (AKA) menjadi indikator yang digunakan untuk menilai derajat kesehatan yang optimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan Gastroenteritris Akut (GEA) pada anak.Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan di ruang Hasyim As‘ari RSI Sakinah Mojokerto. Subjek penelitian adalah 1 klien anak usia 2 tahun dengan diagnosis medis Gastroenteritris Akut (GEA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami tanda-tanda syok berupa nadi cepat dan lemah, ketidakseimbangan intake dan output cairan. Didapatkan tiga diagnosa yaitu hipovolemia, diare dan risiko defisit nutrisi. Pada ketiga diagnosa dilakukan intervensi selama 3x24 jam dengan kriteria hasil status cairan membaik,eliminasi fekal menurun, dan status nutrisi meningkat dengan dilakukan implementasi manajemen hipovolemia, manajemen diare serta manajemen nutrisi. Evaluasi keperawatan dari tiga diagnosa yaitu adanya perubahan kondisi yang membaik sehingga intervensi pasien dihentikan. Kesimpulan: Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa dari hasil pengkajian ditemukan keluhan BAB cair, muntah, lemas, mukosa kering, mata cekung, serta penurunan nafsu makan dan berat badan dengan hasil pemeriksaan penunjang tidak normal. Berdasarkan data tersebut ditegakkan diagnosa keperawatan hipovolemia, diare, dan defisit nutrisi. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen hipovolemia, diare, dan nutrisi yang diimplementasikan selama 3 hari perawatan. Evaluasi menunjukkan seluruh diagnosa keperawatan dapat teratasi selama masa perawatan di rumah sakit. Kata Kunci: Gastroenteritris Akut, Hipovolemia
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?