Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANAK DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) (STUDI DI RUANG HASYIM ASY’ARI RSI SAKINAH MOJOKERTO)
Pendahuluan: GEA (Gastroenteritis) atau diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia dan paling rentan menyerang anakanak karena sistem pertahanan tubuhnya belum sempurna. Angka kematian anak (AKA) menjadi indikator yang digunakan untuk menilai derajat kesehatan yang optimal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan Gastroenteritris Akut (GEA) pada anak.Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan di ruang Hasyim As‘ari RSI Sakinah Mojokerto. Subjek penelitian adalah 1 klien anak usia 2 tahun dengan diagnosis medis Gastroenteritris Akut (GEA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami tanda-tanda syok berupa nadi cepat dan lemah, ketidakseimbangan intake dan output cairan. Didapatkan tiga diagnosa yaitu hipovolemia, diare dan risiko defisit nutrisi. Pada ketiga diagnosa dilakukan intervensi selama 3x24 jam dengan kriteria hasil status cairan membaik,eliminasi fekal menurun, dan status nutrisi meningkat dengan dilakukan implementasi manajemen hipovolemia, manajemen diare serta manajemen nutrisi. Evaluasi keperawatan dari tiga diagnosa yaitu adanya perubahan kondisi yang membaik sehingga
intervensi pasien dihentikan. Kesimpulan: Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa dari hasil pengkajian ditemukan keluhan BAB cair, muntah, lemas, mukosa kering, mata cekung, serta penurunan nafsu makan dan berat badan dengan hasil pemeriksaan penunjang tidak normal. Berdasarkan data tersebut ditegakkan diagnosa keperawatan hipovolemia, diare, dan defisit nutrisi. Intervensi yang diberikan meliputi manajemen hipovolemia, diare, dan nutrisi yang diimplementasikan selama 3 hari perawatan. Evaluasi menunjukkan seluruh diagnosa keperawatan dapat teratasi selama masa perawatan di rumah sakit.
Kata Kunci: Gastroenteritris Akut, Hipovolemia
Tidak tersedia versi lain