Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN GANGREN PEDIS (STUDI KASUS DI RUANG YUDISTIRA RSUD JOMBANG)
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN GANGREN PEDIS (STUDI KASUS DI RUANG YUDISTIRA RSUD JOMBANG)

Ichaya Daffa Irkis Saputra - Nama Orang;

Pendahuluan: Diabetes Mellitus semakin banyak dijumpai dengan komplikasi pada kaki yang sulit dikendalikan. Gangren pedis sering berkembang dari luka kecil yang tidak disadari hingga berakhir pada kerusakan jaringan luas. Metode: penelitian menggunakan metode studi kasus pada pasien gangren pedis yang di rawat di ruang Yudistira RSUD Jombang, pada hari pertama perawatan. Data diperoleh melalui wawancara, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi dan diuji keabsahannya dengan triagulasi data. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan gangren pedis mengalami masalah keperawatan utama berupa gangguan integritas kulit/jaringan, nyeri akut, risiko infeksi, dan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Pengkajian keperawatan menemukan adanya luka gangren pada ekstremitas bawah, kadar glukosa darah yang tidak terkontrol, nyeri pada area luka, serta keterbatasan mobilitas. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi perawatan luka secara aseptik, pemantauan kadar glukosa darah, manajemen nyeri, edukasi perawatan kaki, serta kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi obat. Setelah dilakukan asuhan keperawatan secara komprehensif, terjadi perbaikan kondisi luka, penurunan nyeri, serta peningkatan pemahaman pasien mengenai perawatan kaki dan pengendalian diabetes. Kesimpulan: Berdasarkan pengkajian hingga evaluasi asuhan keperawatan telah dilakukan secara tepat dan komprehensif dengan kombinasi intervensi farmalogis dan nonfarmalogis serta tidak terdapat kendala pada implemetasi yang dilakukan sehingga efektif mendukung penyembuhan pasien pasca debridement ganggren pedis.
Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Diabetes Mellitus tipe II, gangren pedis


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Sap a
11583
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Sap a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xviii + 144 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
DIABETES MELLITUS TIPE II
Asuhan Keperawatan
Gangren pedis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN GANGREN PEDIS (STUDI KASUS DI RUANG YUDISTIRA RSUD JOMBANG)
    Pendahuluan: Diabetes Mellitus semakin banyak dijumpai dengan komplikasi pada kaki yang sulit dikendalikan. Gangren pedis sering berkembang dari luka kecil yang tidak disadari hingga berakhir pada kerusakan jaringan luas. Metode: penelitian menggunakan metode studi kasus pada pasien gangren pedis yang di rawat di ruang Yudistira RSUD Jombang, pada hari pertama perawatan. Data diperoleh melalui wawancara, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi dan diuji keabsahannya dengan triagulasi data. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan gangren pedis mengalami masalah keperawatan utama berupa gangguan integritas kulit/jaringan, nyeri akut, risiko infeksi, dan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Pengkajian keperawatan menemukan adanya luka gangren pada ekstremitas bawah, kadar glukosa darah yang tidak terkontrol, nyeri pada area luka, serta keterbatasan mobilitas. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi perawatan luka secara aseptik, pemantauan kadar glukosa darah, manajemen nyeri, edukasi perawatan kaki, serta kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi obat. Setelah dilakukan asuhan keperawatan secara komprehensif, terjadi perbaikan kondisi luka, penurunan nyeri, serta peningkatan pemahaman pasien mengenai perawatan kaki dan pengendalian diabetes. Kesimpulan: Berdasarkan pengkajian hingga evaluasi asuhan keperawatan telah dilakukan secara tepat dan komprehensif dengan kombinasi intervensi farmalogis dan nonfarmalogis serta tidak terdapat kendala pada implemetasi yang dilakukan sehingga efektif mendukung penyembuhan pasien pasca debridement ganggren pedis. Kata kunci: Asuhan Keperawatan, Diabetes Mellitus tipe II, gangren pedis
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?