Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CEREBRO VASCULAR ACCIDENT (CVA) INFARK (DI RUANG SUNAN BONANG RSI SAKINAH MOJOKERTO)
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CEREBRO VASCULAR ACCIDENT (CVA) INFARK (DI RUANG SUNAN BONANG RSI SAKINAH MOJOKERTO)

Kristika Fitri Endri Ani - Nama Orang;

Pendahuluan: Cerebro Vascular Accident (CVA) infark merupakan gangguan aliran darah ke otak yang menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi sehingga dapat mengancam nyawa dan kecacatan permanen. Tujuan penelitian: Melakukan asuhan keperawatan pada pasien Cerebro Vascular Accident (CVA) Infark di Ruang Sunan Bonang RSI Sakinah Mojokerto. Partisipan pada penelitian ini 1 pasien laki-laki usia 45 ke-atas diagnosa CVA Infark perawatan hari ke-1. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan pada pasien CVA Infark. Uji keabsahan data peneliti menggunakan memperpanjang durasi observasi dan triangulasi. Analisa data yang digunakan yaitu pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil: Berdasarkan studi kasus pengkajian didapatkan klien penurunan kesadaran, kelemahan tubuh sebelah kanan, bicara pelo. Diagnosa keperawatan didapatkan yaitu risiko perfusi serebral tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, dan gangguan komunikasi verbal. Intervensi yang diberikan risiko perfusi serebral tidak efektif yaitu manajemen peningkatan tekanan intrakranial dan edukasi diet, gangguan mobilitas fisik yaitu dukungan mobilisasi, gangguan komunikasi verbal yaitu
promosi komunikasi: defisit bicara. Implementasi dilakukan 5x24 jam sesuai dengan rencana tindakan yang telah ditetapkan. Evaluasi keperawatan dilakukan selama 5 hari diagnosa 1 masalah teratasi hari kelima, diagnosa 2 dan 3 teratasi sebagian hari kelima. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan perawat secara komprehensif dan masalah teratasi.
Kata kunci: Asuhan keperawatan, Cerebro Vascular Accident, Infark


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Ani a
11586
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Ani a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xvii + 119 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Asuhan Keperawatan
Infark
Cerebro Vascular Accident
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CEREBRO VASCULAR ACCIDENT (CVA) INFARK (DI RUANG SUNAN BONANG RSI SAKINAH MOJOKERTO)
    Pendahuluan: Cerebro Vascular Accident (CVA) infark merupakan gangguan aliran darah ke otak yang menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi sehingga dapat mengancam nyawa dan kecacatan permanen. Tujuan penelitian: Melakukan asuhan keperawatan pada pasien Cerebro Vascular Accident (CVA) Infark di Ruang Sunan Bonang RSI Sakinah Mojokerto. Partisipan pada penelitian ini 1 pasien laki-laki usia 45 ke-atas diagnosa CVA Infark perawatan hari ke-1. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan pada pasien CVA Infark. Uji keabsahan data peneliti menggunakan memperpanjang durasi observasi dan triangulasi. Analisa data yang digunakan yaitu pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil: Berdasarkan studi kasus pengkajian didapatkan klien penurunan kesadaran, kelemahan tubuh sebelah kanan, bicara pelo. Diagnosa keperawatan didapatkan yaitu risiko perfusi serebral tidak efektif, gangguan mobilitas fisik, dan gangguan komunikasi verbal. Intervensi yang diberikan risiko perfusi serebral tidak efektif yaitu manajemen peningkatan tekanan intrakranial dan edukasi diet, gangguan mobilitas fisik yaitu dukungan mobilisasi, gangguan komunikasi verbal yaitu promosi komunikasi: defisit bicara. Implementasi dilakukan 5x24 jam sesuai dengan rencana tindakan yang telah ditetapkan. Evaluasi keperawatan dilakukan selama 5 hari diagnosa 1 masalah teratasi hari kelima, diagnosa 2 dan 3 teratasi sebagian hari kelima. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan perawat secara komprehensif dan masalah teratasi. Kata kunci: Asuhan keperawatan, Cerebro Vascular Accident, Infark
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?