Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA (DI RUANG SUNAN GUNUNG JATI RSI SAKINAH MOJOKERTO)
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA (DI RUANG SUNAN GUNUNG JATI RSI SAKINAH MOJOKERTO)

Ratna Mega Puspita - Nama Orang;

Pendahuluan: Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena berisiko menimbulkan komplikasi serius hingga kematian, sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif. Tujuan studi kasus ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien pneumonia di Ruang Sunan Gunung Jati RSI Sakinah Mojokerto RSI Sakinah Mojokerto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan pada pasien pneumonia. Uji keabsahan data dilakukan melalui peningkatan durasi observasi dan triangulasi data. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pembahasan, dan kesimpulan. Hasil: Berdasarkan studi kasus, pengkajian didapatkan data pasien mengeluhkan sesak napas dan batuk berdahak kental sulit dikeluarkan, frekuensi napas meningkat, bunyi napas tambahan ronkhi, penggunaan otot bantu napas, serta peningkatan suhu tubuh. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif dan hipertermia. Intervensi pada bersihan jalan napas menggunakan manajemen jalan napas, sedangkan pada hipertermia menggunakan manajemen hipertermia. Implementasi keperawatan dilakukan selama 4×24 jam dengan kriteria hasil batuk efektif meningkat, sputum menurun, ronkhi menurun, frekuensi napas membaik, gelisah menurun, dispnea menurun, pola napas membaik, suhu tubuh menurun, suhu kulit membaik, pucat menurun, menggigil menurun, dan kulit tampak kemerahan menurun. Evaluasi keperawatan menunjukkan masalah teratasi dan intervensi dihentikan Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat telah dilakukan secara komprehensif dan masalah keperawatan teratasi Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Pneumonia


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Pus a
11594
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Pus a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xvii + 93 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Keperawatan
Pneumonia
Asuhan Keperawatan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA (DI RUANG SUNAN GUNUNG JATI RSI SAKINAH MOJOKERTO)
    Pendahuluan: Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena berisiko menimbulkan komplikasi serius hingga kematian, sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif. Tujuan studi kasus ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien pneumonia di Ruang Sunan Gunung Jati RSI Sakinah Mojokerto RSI Sakinah Mojokerto. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan pada pasien pneumonia. Uji keabsahan data dilakukan melalui peningkatan durasi observasi dan triangulasi data. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pembahasan, dan kesimpulan. Hasil: Berdasarkan studi kasus, pengkajian didapatkan data pasien mengeluhkan sesak napas dan batuk berdahak kental sulit dikeluarkan, frekuensi napas meningkat, bunyi napas tambahan ronkhi, penggunaan otot bantu napas, serta peningkatan suhu tubuh. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif dan hipertermia. Intervensi pada bersihan jalan napas menggunakan manajemen jalan napas, sedangkan pada hipertermia menggunakan manajemen hipertermia. Implementasi keperawatan dilakukan selama 4×24 jam dengan kriteria hasil batuk efektif meningkat, sputum menurun, ronkhi menurun, frekuensi napas membaik, gelisah menurun, dispnea menurun, pola napas membaik, suhu tubuh menurun, suhu kulit membaik, pucat menurun, menggigil menurun, dan kulit tampak kemerahan menurun. Evaluasi keperawatan menunjukkan masalah teratasi dan intervensi dihentikan Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat telah dilakukan secara komprehensif dan masalah keperawatan teratasi Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Pneumonia
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?