Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN YANG MENGALAMI PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI RUANG SUNAN GUNUNG JATI 1 RSI SAKINAH MOJOKERTO
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN YANG MENGALAMI PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI RUANG SUNAN GUNUNG JATI 1 RSI SAKINAH MOJOKERTO

Rohmanisa’ Ary Aprilana - Nama Orang;

Pendahuluan: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi akibat gangguan perfusi miokard yang dapat menimbulkan penurunan curah jantung dan nyeri akut. Kondisi ini berisiko menyebabkan gagal jantung hingga kematian mendadak sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang sistematis dan komprehensif. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan secara menyeluruh pada pasien dengan PJK meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Metode: Menggunakan desain studi kasus pada satu pasien dewasa terdiagnosa PJK. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi pemeriksaan fisik head to toe, dan studi dokumentasi rekam medis. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama 3×24 jam. Hasil: Pengkajian menunjukkan pasien mengalami ortopnea, nyeri dada skala 4/10, nadi lemah, tekanan darah 156/100 mmHg, dan respirasi cepat. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah penurunan curah jantung dan nyeri akut. Intervensi difokuskan pada pemantauan hemodinamik, mempertahankan posisi semi-Fowler, kolaborasi terapi medis, dan teknik relaksasi Benson. Implementasi dilakukan selama tiga hari dengan perbaikan bertahap ditandai stabilnya tanda vital, nadi perifer menguat, dan nyeri menurun menjadi skala ringan. Evaluasi menunjukkan masalah nyeri akut teratasi dan penurunan curah jantung teratasi sebagian. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan secara sistematis melalui tahapan pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi efektif membantu menstabilkan kondisi pasien PJK. Kata kunci: Asuhan keperawatan, Penyakit jantung koroner, Penurunan curah jantung, Nyeri akut


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Apr a
11597
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Apr a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xvii + 108 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Asuhan Keperawatan
Penyakit Jantung Koroner
Nyeri Akut
Penurunan Curah Jantung
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN YANG MENGALAMI PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI RUANG SUNAN GUNUNG JATI 1 RSI SAKINAH MOJOKERTO
    Pendahuluan: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi akibat gangguan perfusi miokard yang dapat menimbulkan penurunan curah jantung dan nyeri akut. Kondisi ini berisiko menyebabkan gagal jantung hingga kematian mendadak sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang sistematis dan komprehensif. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan secara menyeluruh pada pasien dengan PJK meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Metode: Menggunakan desain studi kasus pada satu pasien dewasa terdiagnosa PJK. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi pemeriksaan fisik head to toe, dan studi dokumentasi rekam medis. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama 3×24 jam. Hasil: Pengkajian menunjukkan pasien mengalami ortopnea, nyeri dada skala 4/10, nadi lemah, tekanan darah 156/100 mmHg, dan respirasi cepat. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah penurunan curah jantung dan nyeri akut. Intervensi difokuskan pada pemantauan hemodinamik, mempertahankan posisi semi-Fowler, kolaborasi terapi medis, dan teknik relaksasi Benson. Implementasi dilakukan selama tiga hari dengan perbaikan bertahap ditandai stabilnya tanda vital, nadi perifer menguat, dan nyeri menurun menjadi skala ringan. Evaluasi menunjukkan masalah nyeri akut teratasi dan penurunan curah jantung teratasi sebagian. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan secara sistematis melalui tahapan pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi efektif membantu menstabilkan kondisi pasien PJK. Kata kunci: Asuhan keperawatan, Penyakit jantung koroner, Penurunan curah jantung, Nyeri akut
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?