Text
ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) (STUDI KASUS DI RUANG SRIKANDI RSUD JOMBANG)
Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dengan angka kejadian yang tinggi serta berisiko berkembang menjadi kondisi berat yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah melakukan asuhan keperawatan pada anak dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Metode: Penelitian yang dilakukan yaitu studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 1 pasien berusia 4 tahun dengan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Srikandi RSUD Jombang. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengkajian subjektif dan objektif yang mengindikasikan gangguan sistem pernapasan, ditetapkan tiga diagnosis keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif sebagai diagnosis utama, hipertermia, dan risiko infeksi, yang ditangani melalui intervensi keperawatan berupa manajemen jalan napas, manajemen hipertermia, serta pencegahan infeksi dan diimplementasikan secara berkesinambungan selama 3 hari hingga tercapai perbaikan kondisi pasien berupa membaiknya pola napas, penurunan suhu tubuh, serta tidak ditemukannya tanda infeksi lanjutan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proses keperawatan secara sistematis dari pengkajian, penetapan diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi mampu memberikan hasil yang efektif dalam menangani pasien ISPA, ditandai dengan perbaikan fungsi pernapasan, pengendalian suhu tubuh, serta pencegahan terjadinya infeksi lanjutan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kata Kunci : ISPA, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Tidak tersedia versi lain