Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) (STUDI KASUS DI RUANG SRIKANDI RSUD JOMBANG)
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) (STUDI KASUS DI RUANG SRIKANDI RSUD JOMBANG)

Siska Putri Cindyningtias - Nama Orang;

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dengan angka kejadian yang tinggi serta berisiko berkembang menjadi kondisi berat yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah melakukan asuhan keperawatan pada anak dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Metode: Penelitian yang dilakukan yaitu studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 1 pasien berusia 4 tahun dengan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Srikandi RSUD Jombang. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengkajian subjektif dan objektif yang mengindikasikan gangguan sistem pernapasan, ditetapkan tiga diagnosis keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif sebagai diagnosis utama, hipertermia, dan risiko infeksi, yang ditangani melalui intervensi keperawatan berupa manajemen jalan napas, manajemen hipertermia, serta pencegahan infeksi dan diimplementasikan secara berkesinambungan selama 3 hari hingga tercapai perbaikan kondisi pasien berupa membaiknya pola napas, penurunan suhu tubuh, serta tidak ditemukannya tanda infeksi lanjutan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proses keperawatan secara sistematis dari pengkajian, penetapan diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi mampu memberikan hasil yang efektif dalam menangani pasien ISPA, ditandai dengan perbaikan fungsi pernapasan, pengendalian suhu tubuh, serta pencegahan terjadinya infeksi lanjutan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kata Kunci : ISPA, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Cin a
11601
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Cin a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xix + 105 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ISPA
Asuhan Keperawatan
Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) (STUDI KASUS DI RUANG SRIKANDI RSUD JOMBANG)
    Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dengan angka kejadian yang tinggi serta berisiko berkembang menjadi kondisi berat yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah melakukan asuhan keperawatan pada anak dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Metode: Penelitian yang dilakukan yaitu studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 1 pasien berusia 4 tahun dengan bersihan jalan napas tidak efektif di Ruang Srikandi RSUD Jombang. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengkajian subjektif dan objektif yang mengindikasikan gangguan sistem pernapasan, ditetapkan tiga diagnosis keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif sebagai diagnosis utama, hipertermia, dan risiko infeksi, yang ditangani melalui intervensi keperawatan berupa manajemen jalan napas, manajemen hipertermia, serta pencegahan infeksi dan diimplementasikan secara berkesinambungan selama 3 hari hingga tercapai perbaikan kondisi pasien berupa membaiknya pola napas, penurunan suhu tubuh, serta tidak ditemukannya tanda infeksi lanjutan. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proses keperawatan secara sistematis dari pengkajian, penetapan diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi mampu memberikan hasil yang efektif dalam menangani pasien ISPA, ditandai dengan perbaikan fungsi pernapasan, pengendalian suhu tubuh, serta pencegahan terjadinya infeksi lanjutan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kata Kunci : ISPA, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?