Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN DEMAM TYPHOID (STUDI KASUS DI RUANG UNYIL PUSKESMAS BARENG)
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN DEMAM TYPHOID (STUDI KASUS DI RUANG UNYIL PUSKESMAS BARENG)

Virda Adimia Virnanda - Nama Orang;

Pendahuluan: Demam typhoid pada anak masih sering dijumpai dan dapat menimbulkan berbagai masalah keperawatan seperti hipertermia, nausea, dan defisit nutrisi. Kondisi ini memerlukan asuhan keperawatan yang tepat agar proses pemulihan dapat berlangsung optimal. Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan dan mengevaluasi asuhan keperawatan pada anak dengan demam typhoid. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilaksanakan di Puskesmas Bareng. Subjek penelitian adalah satu anak dengan diagnosis medis demam typhoid. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan keluarga, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis, Intervensi, dan Luaran Keperawatan Indonesia. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan klien mengalami peningkatan suhu tubuh, mual disertai muntah, penurunan nafsu makan, dan penurunan berat badan. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan meliputi hipertermia berhubungan dengan proses penyakit, nausea berhubungan dengan distensi lambung, dan defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna makanan. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi manajemen hipertermia, manajemen nausea, dan manajemen nutrisi. Setelah dilakukan implementasi asuhan keperawatan selama tiga hari, kondisi klien menunjukkan perbaikan. Kesimpulan: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan proses keperawatan secara sistematis yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi mampu memberikan hasil yang efektif dalam mengatasi masalah keperawatan pada anak dengan demam typhoid, ditandai dengan penurunan suhu tubuh, berkurangnya mual dan muntah, serta meningkatnya nafsu makan dan status nutrisi sesuai dengan kriteria hasil yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Demam Typhoid, Hipertermia


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Vir a
11604
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Vir a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xviii + 135 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Asuhan Keperawatan
Hipertermia
Demam Typhoid
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN DEMAM TYPHOID (STUDI KASUS DI RUANG UNYIL PUSKESMAS BARENG)
    Pendahuluan: Demam typhoid pada anak masih sering dijumpai dan dapat menimbulkan berbagai masalah keperawatan seperti hipertermia, nausea, dan defisit nutrisi. Kondisi ini memerlukan asuhan keperawatan yang tepat agar proses pemulihan dapat berlangsung optimal. Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan dan mengevaluasi asuhan keperawatan pada anak dengan demam typhoid. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilaksanakan di Puskesmas Bareng. Subjek penelitian adalah satu anak dengan diagnosis medis demam typhoid. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan keluarga, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, serta dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan Standar Diagnosis, Intervensi, dan Luaran Keperawatan Indonesia. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan klien mengalami peningkatan suhu tubuh, mual disertai muntah, penurunan nafsu makan, dan penurunan berat badan. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan meliputi hipertermia berhubungan dengan proses penyakit, nausea berhubungan dengan distensi lambung, dan defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna makanan. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi manajemen hipertermia, manajemen nausea, dan manajemen nutrisi. Setelah dilakukan implementasi asuhan keperawatan selama tiga hari, kondisi klien menunjukkan perbaikan. Kesimpulan: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa penerapan proses keperawatan secara sistematis yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi mampu memberikan hasil yang efektif dalam mengatasi masalah keperawatan pada anak dengan demam typhoid, ditandai dengan penurunan suhu tubuh, berkurangnya mual dan muntah, serta meningkatnya nafsu makan dan status nutrisi sesuai dengan kriteria hasil yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Demam Typhoid, Hipertermia
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?