Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI DI RUANG ABIMANYU RSUD JOMBANG
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI DI RUANG ABIMANYU RSUD JOMBANG

Yanwar Dwi Saputra - Nama Orang;

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan umum yang sering tidak disadari karena gejalanya seperti lelah, pusing dan pucat bersifat tidak spesifik sehingga diagnosis kerap terlambat. Jika tidak ditangani, anemia dapat menyebabkan dampak jangka panjang yang serius, seperti menurunnya daya tahan tubuh dan meningkatnya risiko terhadap penyakit kronis. Tujuan penelitian adalah melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan anemia defisiensi besi di Ruang Abimanyu RSUD Jombang. Partisipan pada penelitian ini adalah satu orang dewasa yang mengalami anemia di Ruang Abimanyu. Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi data. Analisa data yang digunakan yaitu tahap pengkajian, penentuan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: berdasarkan studi kasus pengkajian sudah dilakukan secara menyeluruh. Diagnosa keperawatan didapatkan 2 diagnosa yaitu pola napas tidak efektif dan perfusi perifer tidak efektif. Intervensi yang diberikan pada pola napas tidak efekti yaitu manajemen jalan napas, sedangkan intervensi pada perfusi perifer tidak efektif yaitu perawatan sirkulasi dan tranfusi darah. Implementasi dilakukan selama 3x8 jam dengan kriteria hasil yang diharapkan yaitu dispnea menurun, penggunaan otot bantu napas menurun pemanjangan fase ekspirasi menurun frekuensi napas normal, CRT membaik, turgor kulit membaik, warna kulit pucat menurun, akral membaik dan Hb meningkat. Evaluasi keperawatan yaitu masalah teratasi dan intervensi dihentikan. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan sudah tepat dan tidak terdapat kendala pada implementasi yang dilakukan, sehingga proses penyembuhan pasien menjadi lebih cepat. Kata kunci : Askep anemia defisiensi besi


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Sap a
11605
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Sap a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2026
Deskripsi Fisik
xvii + 89 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ANEMIA
Asuhan Keperawatan
Defisiensi Besi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ANEMIA DEFISIENSI BESI DI RUANG ABIMANYU RSUD JOMBANG
    Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan umum yang sering tidak disadari karena gejalanya seperti lelah, pusing dan pucat bersifat tidak spesifik sehingga diagnosis kerap terlambat. Jika tidak ditangani, anemia dapat menyebabkan dampak jangka panjang yang serius, seperti menurunnya daya tahan tubuh dan meningkatnya risiko terhadap penyakit kronis. Tujuan penelitian adalah melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan anemia defisiensi besi di Ruang Abimanyu RSUD Jombang. Partisipan pada penelitian ini adalah satu orang dewasa yang mengalami anemia di Ruang Abimanyu. Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi data. Analisa data yang digunakan yaitu tahap pengkajian, penentuan diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: berdasarkan studi kasus pengkajian sudah dilakukan secara menyeluruh. Diagnosa keperawatan didapatkan 2 diagnosa yaitu pola napas tidak efektif dan perfusi perifer tidak efektif. Intervensi yang diberikan pada pola napas tidak efekti yaitu manajemen jalan napas, sedangkan intervensi pada perfusi perifer tidak efektif yaitu perawatan sirkulasi dan tranfusi darah. Implementasi dilakukan selama 3x8 jam dengan kriteria hasil yang diharapkan yaitu dispnea menurun, penggunaan otot bantu napas menurun pemanjangan fase ekspirasi menurun frekuensi napas normal, CRT membaik, turgor kulit membaik, warna kulit pucat menurun, akral membaik dan Hb meningkat. Evaluasi keperawatan yaitu masalah teratasi dan intervensi dihentikan. Kesimpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan sudah tepat dan tidak terdapat kendala pada implementasi yang dilakukan, sehingga proses penyembuhan pasien menjadi lebih cepat. Kata kunci : Askep anemia defisiensi besi
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?