Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pemustaka
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERWATAN PADA PASIEN DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS CUKIR KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG
Penanda Bagikan

Text

ASUHAN KEPERWATAN PADA PASIEN DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS CUKIR KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG

Syahrul Iqbal Arfianto - Nama Orang;

Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi tinggi, dan masih menjadi penyumbang angka morbiditas dan mortalitas penyakit menular. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian atas maupun bawah. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus seperti rhinovirus, adenovirus, virus influenza, atau respiratory syncytial virus (RSV), serta oleh bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenza. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada 2 pasien dengan gastritis dengan kriteria pasien usia dewasa (19-40 tahun) dan bersedia menjadi responden. Pengambilan data pasien menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil pengkajian terdapat perbedaan pada pasien 1 batuk berdahak dan pilek biasa dan pada pasien 2 batuk berdahak, pilek, disertai demam dengan diagnosa keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi keperawatan difokuskan pada peningkatan bersihan jalan napas melalui latihan batuk efektil pemberian posisi semi-fowler pemantauan tanda vital, edukasi keluarga, serta kolaborasi pemberian mukolitik, antipiretik, dan pada pasien kedua ditambah antibiotik dan terapi oksigen. Setelah mengobservasi dari hasil tindakan keperawatan selama 3 hari mendapatkan hasil pasien 1 dan 2 mengalami perubahan yang cukup signifikan yaitu bersihan jalan napas meningkat menjadi 5 Kesimpulan: Setelah dilakukan observasi proses keperawatan penelitian selama 3 hari, hasil dari kedua pasien dengan mengalami perubahan bersihan jalan napas menjadi 5. Kata Kunci : Asuhan keperawatan, ISPA, Bersihan jalan napas tidak efektif


Ketersediaan
#
My Library 610.73 Sya a
11608
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.73 Sya a
Penerbit
Jombang : ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang., 2025
Deskripsi Fisik
xviii + 76 h.,ill ind., 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
610
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ISPA
Asuhan Keperawatan
Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERWATAN PADA PASIEN DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS CUKIR KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG
    Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi tinggi, dan masih menjadi penyumbang angka morbiditas dan mortalitas penyakit menular. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian atas maupun bawah. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus seperti rhinovirus, adenovirus, virus influenza, atau respiratory syncytial virus (RSV), serta oleh bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenza. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada 2 pasien dengan gastritis dengan kriteria pasien usia dewasa (19-40 tahun) dan bersedia menjadi responden. Pengambilan data pasien menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil pengkajian terdapat perbedaan pada pasien 1 batuk berdahak dan pilek biasa dan pada pasien 2 batuk berdahak, pilek, disertai demam dengan diagnosa keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi keperawatan difokuskan pada peningkatan bersihan jalan napas melalui latihan batuk efektil pemberian posisi semi-fowler pemantauan tanda vital, edukasi keluarga, serta kolaborasi pemberian mukolitik, antipiretik, dan pada pasien kedua ditambah antibiotik dan terapi oksigen. Setelah mengobservasi dari hasil tindakan keperawatan selama 3 hari mendapatkan hasil pasien 1 dan 2 mengalami perubahan yang cukup signifikan yaitu bersihan jalan napas meningkat menjadi 5 Kesimpulan: Setelah dilakukan observasi proses keperawatan penelitian selama 3 hari, hasil dari kedua pasien dengan mengalami perubahan bersihan jalan napas menjadi 5. Kata Kunci : Asuhan keperawatan, ISPA, Bersihan jalan napas tidak efektif
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Pusat Pendidikan Teknologi Sains dan Kesehatan, dengan Moto “ICME THE BEST” ~Intellectuality, Creativity, Morality, Empathy, Trust, Health, Esthethic, Brilliant, Excellency, Spirit dan Totality.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?