Text
GAMBARAN C-REACTIVE PROTEIN(CRP) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG
Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin maupun resistensi insulin. Hiperglikemia kronis dapat memicu proses inflamasi yang ditandai dengan peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar C-Reactive Protein (CRP) pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Mojoagung Kabupaten Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 32 pasien diabetes melitus dengan teknik total sampling. Pemeriksaan CRP dilakukan menggunakan metode aglutinasi lateks secara kualitatif dan semi kuantitatif. Hasil: Dari 32 responden, sebanyak 20 responden (62,5%) menunjukkan hasil CRP negatif dan 12 responden (37,5%) menunjukkan hasil CRP positif. Distribusi hasil positif meliputi titer neat sebanyak 2 responden (6,25%), titer 1/2 sebanyak 3 responden (9,37%), titer 1/4 sebanyak 1 responden (3,12%), titer 1/8 sebanyak 5 responden (15,62%), dan titer 1/16 sebanyak 1 responden (3,12%). Kesimpulan: Sebagian besar penderita diabetes melitus di Puskesmas Mojoagung Kabupaten Jombang menunjukkan hasil C-Reactive Protein (CRP) negatif. Kata kunci: diabetes melitus, c-reactive protein, inflamasi.
Tidak tersedia versi lain