Text
GAMBARAN PEMERIKSAAN HBSAG PADA SANTRI PUTRA PONDOK PESANTREN AL-MALIKI 2 TAMBAKBERAS JOMBANG
Pendahuluan: Hepatitis B merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Hepatitis B (HBV) dan dapat menular melalui darah, hubungan seksual, serta cairan tubuh lainnya. Lingkungan pondok pesantren dengan sistem tinggal bersama berpotensi meningkatkan risiko penularan apabila pengetahuan dan perilaku pencegahan masih rendah. Pemeriksaan HBsAg penting dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi Hepatitis B secara dini. Tujuan: Mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HBsAg pada santri putra Pondok Pesantren Al-Maliki 2 Tambakberas Jombang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Sampel sebanyak 34 santri ditentukan dengan teknik total sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan pemeriksaan HBsAg menggunakan metode rapid test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung frekuensi dan persentase, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi. Hasil: Seluruh responden menunjukkan hasil HBsAg non-reaktif sebanyak 34 orang (100%). Kesimpulan: Tidak ditemukan santri dengan hasil HBsAg reaktif pada penelitian ini, namun peningkatan edukasi mengenai Hepatitis B tetap diperlukan untuk mencegah risiko penularan di lingkungan pondok pesantren. Kata kunci: Hepatitis B, HBsAg, santri, pondok pesantren.
Tidak tersedia versi lain