Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin maupun resistensi insulin. Hiperglikemia kronis dapat memicu proses inflamasi yang ditandai dengan peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar C-Reactive Protein (CRP) pada penderita diabetes melitus di Pus…
Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan resistensi insulin yang menyebabkan hiperglikemia dan meningkatkan risiko komplikasi, salah satunya gangguan integritas kulit. Ketidakstabilan kadar glukosa darah yang berlangsung lama dapat memperlambat proses penyembuhan luka. Tujuan: Mendeskripsikan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien Diab…
Pendahuluan : Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin. Kondisi kadar gula darah yang tidak terkontrol sering kali menimbulkan keluhan subjektif berupa lemas dan pusing, yang jika terlanjut dapat membatasi kemampuan fusngional pasien dalam beraktivitas. Tujuan studi kasus ini untuk melaksanakan asuhan keperawatan sec…
Pendahuluan: Diabetes Mellitus semakin banyak dijumpai dengan komplikasi pada kaki yang sulit dikendalikan. Gangren pedis sering berkembang dari luka kecil yang tidak disadari hingga berakhir pada kerusakan jaringan luas. Metode: penelitian menggunakan metode studi kasus pada pasien gangren pedis yang di rawat di ruang Yudistira RSUD Jombang, pada hari pertama perawatan. Data diperoleh melalui …
Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik kronik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin atau sekresi insulin yang tidak adekuat. Salah satu komplikasi jangka panjang pada diabetes melitus tipe 2 adalah nefropati diabetik yaitu kerusakan ginjal progresif yang ditandai oleh peningkatan kadar kreatinin serum, karena kerusakan ginjal akibat g…
Pendahuluan: Diabetes Melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronik yang dapat menimbulkan komplikasi mikrovaskular, salah satunya adalah nefropati diabetik. Komplikasi ini ditandai dengan adanya penurunan fungsi ginjal yang dapat diketahui melalui peningkatan kadar ureum dan kreatinin dalam darah. Pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin menjadi metode sederhana yang dapat digunakan s…
Pendahuluan : Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan hiperglikemia yang dapat mengakibatkan komplikasi mikrovaskular, termasuk gangguan fungsi ginjal. HbA1c mencerminkan kontrol glikemik jangka panjang, sedangkan ureum merupakan indikator fungsi filtrasi ginjal. Tujuan : Mengetahui hubungan kadar HbA1c dengan kadar ureum pada pasien DMT2 di RSUD Kabupaten Kediri. Met…
Diabetes melitus tipe 2 dapat memicu berbagai komplikasi kronis, terutama melalui perubahan pada sistem vaskuler dan disfungsi imun. Kadar glukosa yang tinggi dalam urin (glikosuria) menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri patogen, salah satunya Escherichia sp, yang sering kali menyebabkan infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bakteri Escherichia sp. pada pederita …
Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis dengan hiperglikemia akibat gangguan insulin dan berpotensi menimbulkan komplikasi, termasuk nefropati diabetik. HbA1c digunakan untuk menilai kontrol glikemik, sedangkan kreatinin serum mencerminkan fungsi ginjal. Mengingat tingginya prevalensi DM di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kediri, penelitian ini dilakukan untuk menge…
Pendahuluan: Diabetes dengan hiperlipidemia merupakan kombinasi mematikan yang menempatkan pasien diabetes melitus 2–4 kali lebih beresiko terhadap terjadinya penyakit kardiovakular, penyakit jantung koroner, aterosklerosis dan stroke. Sebagian besar biomarker prognostik dan inflamasi misalnya C-Reactive Protein signifikan lebih tinggi pada pasien diabetes melitus dengan hiperlipidemia. Tujua…